Tampilkan postingan dengan label SEO Blogspot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEO Blogspot. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Desember 2016

Benarkah Google Panda Tidak Butuh Backlink?

Lama sudah ga update artikel-artikel SEO di blog ini. Maaf ya :)

Selama Juragan "menghilang" dari blog ini, SEO sudah berkembang sangat pesat. Begitu banyak ilmu SEO baik yang masih berupa teori maupun fakta yang sudah kadaluarsa. jadi jangan heran jika sobat-sobat juragan membaca beberapa artikel SEO di blog ini yang tidak sesuai dengan realita SEO saat ini.

Mudah2an kedepan  bisa lebih update lagi di blog ini. Amin :)

Langsung aja, pada posting kali ini juragan punya beberapa artikel SEO yang  anggap wajib baca buat sobat-sobat  yang belum tau. sumbernya dari salah satu mastah di adsense-id.com yaitu om noviku10, dan artikel di searchengineland.com oleh Danny Sullivan.


Google Panda

3 Artikel tersebut berkaitan erat dengan algoritma google paling baru dengan codename google panda. Google panda menjadi topik yang cukup panas diperbincangkan karena menggunakan faktor-faktor perangkingan yang berbeda dengan sistem perangkingan sebelumnya. :D

Berikut adalah ke-3 artikel yang juragan sebutkan diatas:
Akhir kata, Selamat membaca. :D

Blog Original Juga Bisa kena Amukan Google Panda?

Setelah pada posting sebelumnya Juragan membahas tentang Benarkah Google Panda Tidak Butuh Backlink?, Hari ini juragan akan mengangkat topik yang masih sama seputar algoritma google 2011, Google Panda.


Google Panda
Posting kali ini akan membahas tentang efek "low quality content" atau konten kualitas rendah(konten sampah) terhadap rangking situs secara keseluruhan.

Ayo kita simak pernyataan om Michael Wyszomierski, seorang Project Manager di Google,Berikut ini :
Improve it or remove it. With Google's Panda Update, low-quality content can impact an entire domain, but removing these pages — or moving them to a different domain — can help your rankings
Terjemahan Bebasnya sebagai berikut :
Perbaiki atau Hapus artikel yang anda anggap memiliki kualitas yang rendah. Dengan dirilisnya Google Panda, Artikel/konten dengan kualitas rendah akan mengakibatkan efek buruk untuk rangking situs secara keseluruhan.
Dari pernyataan om Michael tersebut sudah cukup jelas, Alasan mengapa situs dengan konten original pun bisa kena amukan "si panda". Karena bisa saja, tanpa sobat sadari ada beberapa konten/artikel di blog sobat yang kurang berkualitas. Misalnya artikel lawas hasil copas pas jaman sobat masih baru mulai ngeblog.

Artikel-artikel sampah ini — yang tanpa sobat sadari mungkin ada diantara puluhan atau ratusan postingan blog sobat — akan berefek ke rangking situs secara keseluruhan.

Solusinya?

Untuk menghindari "amukan" Google Panda ini, Ada 2 pilihan, Hapus atau perbaiki konten-konten sampah di blog sobat. Buka daftar postingan yang pernah sobat tulis, cek satu per satu artikel yang telah dipublis.

Jika artikel sampah dihapus, bukankah akan mengakibatkan broken link?

Untuk itu baca artikel Cara menghapus halaman posting dari SERP google. Dengan memanfaatkan fasilitas remove URL dari webmasters tools, tidak akan terjadi broken link dari artikel sampah yang sobat hapus.

Setelah sobat menyeleksi postingan kemudian memperbaikinya atau malah memilih untuk menghapus postingan-postingan sampah, Artinya, konsekuensi diamuk google panda yang sedang gencar melakukan razia konten sampah tidak akan mempengaruhi rangking blog sobat secara keseluruhan.

Diakhir, artikel-artikel di Blog ini bersifat diskusi terbuka. Siapapun bisa memberikan pendapatnya disini. Bagaimana? Apa pendapat sobat terhadap pernyataan om Michael Wyszomierski diatas?

Google Tidak Mementingkan Frekuensi Update Posting

Google Tidak Mementingkan Frekuensi Update Posting

Update Posting Blog
Pada artikel sebelumnya (Bagaimana cara bertahan di SERP walau jarang update blog?), Juragan menulis tentang beberapa kesimpulan yang hanya didasarkan dari sisi kelogisan semata. Berkat komentar-komentar berkualitas pembaca blog ini, Juragan akhirnya mencari petuah lagi di google.

Ternyata, Pendapat juragan selama ini yang meyakini bahwa blog yang sering update lebih disukai oleh google salah besar. Setelah melihat video di youtube dari google webmaster help, dapat diambil pernyataan yang tidak diragukan lagi keabsahannya. Karena pihak google sendiri yang membeberkannya, dalam hal ini adalah om Matt cutts. Silahkan lihat video tersebut dibawah ini :



Dalam tayangan video diatas, om mattcuts mengatakan bahwa frekuensi update posting dari sebuah blog tidak terlalu diperhitungkan oleh algoritma google. Bahkan beliau mengatakan, Jauh lebih baik menunggu hingga beberapa hari atau malah beberapa minggu — jika sobat membutuhkan waktu — untuk menulis dan mempelajari topik yang ingin dibahas dari sebuah konten atau artikel yang benar-benar berkualitas untuk pembaca.
Dengan kata lain, kualitas (quality) konten benar-benar sangat penting dimata google dibandingkan dengan jumlah posting (quantity) dan frekuensi update posting.
Walau demikian, update posting tetap saja perlu. Minimal untuk para pembaca yg selalu menginginkan konten fresh, untuk para pelanggan feed, Untuk menambah keyword baru digoogle, dll. Hanya saja, tidak harus terbebani jika tidak update blog, karena google tidak akan memberi hukuman apapun. ;)

Ada pendapat lain menyangkut hal ini ? silahkan gunakan kotak komentar.